Menu

Mode Gelap
Atta Halilintar dan Aurel Hermansyah Ungkap Wajah dan Arti Nama Anak Kedua Tak Restui Hubungan Eva Manurung dan Jordan Ali, Febby Carol: Bikin Malu Empat Tempat Kafe Terbaik di Patrol, Indramayu, Jawa Barat Wulan Guritno Jalani Pemeriksaan Terkait Kasus Promosi Judi Online Aldi Taher Doakan Masalah Yadi Sembako Segera Selesai

News · 24 Sep 2023 20:50 WIB ·

Budi Arie Setiadi: Kajian Mendalam Sebagai Dasar Keputusan Terkait TikTok Shop dan Dampaknya pada UMKM Lokal


 Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Budi Arie Setiadi memberikan tanggapan Perbesar

Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Budi Arie Setiadi memberikan tanggapan

DOMESTIK.CO.ID – Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Budi Arie Setiadi memberikan tanggapan yang bijak terhadap permintaan untuk menutup TikTok Shop, sebuah platform e-commerce yang tengah menjadi perbincangan hangat. Meskipun TikTok Shop dinilai oleh beberapa pihak sebagai potensi ancaman bagi pelaku UMKM lokal yang berdagang secara konvensional, Budi Arie Setiadi menegaskan bahwa Kementerian Kominfo tidak dapat mengambil keputusan sembarangan terkait penutupan platform digital ini.

Menurut Budi Arie Setiadi, keputusan terkait TikTok Shop harus didasarkan pada kajian dan evaluasi yang mendalam. Hal ini penting untuk memastikan bahwa langkah yang diambil oleh pemerintah bisa tepat sasaran. Salah satu isu yang perlu dievaluasi adalah apakah TikTok Shop benar-benar menerapkan praktik “predatory pricing” atau penetapan harga yang merugikan pelaku UMKM lokal.

“Saat saya tanya mengenai izin, mereka (TikTok) bilang bahwa sejak Juli mereka sudah punya izin e-commerce, Jadi sebenarnya tidak ada yang dilanggar menurut Undang-Undang berlaku,” ungkap Budi Arie Setiadi. Ini menunjukkan bahwa TikTok Shop telah memenuhi persyaratan yang diatur dalam perundang-undangan, sehingga menjadi tantangan tersendiri untuk mengambil tindakan yang sesuai.

Baca Juga  Yuki Kato Diperiksa Bareskrim Polri pada Akhir Pekan, Alasannya Mengejutkan

Dalam konteks ini, Budi Arie Setiadi berkomitmen untuk melakukan kajian lebih lanjut, terutama terkait isu predatory pricing. Langkah-langkah selanjutnya akan ditentukan setelah berkoordinasi dengan berbagai instansi terkait, seperti Kementerian Perdagangan dan Kementerian Koperasi dan UKM. Keputusan yang diambil akan didasarkan pada fakta-fakta yang akurat dan pemahaman yang komprehensif terhadap situasi tersebut.

Baca Juga  Kemenkumham Maluku Utara Lakukan Kegiatan Monitoring dan Evaluasi Rutan Weda

Penting untuk diingat bahwa perkembangan teknologi dan bisnis digital selalu memunculkan berbagai tantangan dan peluang. Oleh karena itu, perlu ada pendekatan yang seimbang untuk mengatur dan mendukung pertumbuhan ekosistem e-commerce, sambil juga melindungi kepentingan para pelaku UMKM lokal. Keterlibatan lintas kementerian dan lembaga terkait dalam proses pengambilan keputusan adalah langkah yang bijak untuk memastikan bahwa kebijakan yang diambil dapat memberikan manfaat jangka panjang bagi semua pihak yang terlibat.

Artikel ini telah dibaca 84 kali

Baca Lainnya

Karyawan Minimarket di Depok Bobol Brankas Tempatnya Bekerja untuk Judi Online

9 Desember 2023 - 13:55 WIB

karyawan minimarket mencuri uang untuk main judi

Calon Legislatif Dapil 6 Kabupaten Indramayu Ainun Nadjib S.H., Melakukan Kegiatan Sosialiasi di Kecamatan Haurgeulis

5 November 2023 - 09:01 WIB

Haurgeulis Ainun Nadjib

Kanwil Kemenkumham Sulawesi Barat Hadiri Simulasi Pengamanan Pemilu Tahun 2024

12 Oktober 2023 - 16:37 WIB

Simulasi pengamanan kota (dok. istimewa)

Tingkatkan Layanan, Kanwil Kemenkumham Sulawesi Barat Laksanakan Sosialisasi Sapo Perdes

12 Oktober 2023 - 16:32 WIB

Kanwil Kemenkumham Sulawesi Barat sosialisasi Sapo Perdes (dok. istimewa)

Lucky Hakim Promosikan Mohamad Ainun Nadjib untuk Jabat Sebagai Caleg Dapil 6 Kabupaten Indramayu

11 Oktober 2023 - 21:41 WIB

IMG 0758

Pimpin Monev Rencana Kerja Tahunan Reformasi Birokrasi, Andi Basmal Ajak Jajaran Penuhi Data Dukung

11 Oktober 2023 - 18:52 WIB

Rapat Kerja Tahunan Reformasi Birokrasi Kemenkumham Maluku Utara (dok. istimewa)
Trending di News