Menu

Mode Gelap
Atta Halilintar dan Aurel Hermansyah Ungkap Wajah dan Arti Nama Anak Kedua Tak Restui Hubungan Eva Manurung dan Jordan Ali, Febby Carol: Bikin Malu Empat Tempat Kafe Terbaik di Patrol, Indramayu, Jawa Barat Wulan Guritno Jalani Pemeriksaan Terkait Kasus Promosi Judi Online Aldi Taher Doakan Masalah Yadi Sembako Segera Selesai

Hukum dan Pemerintahan · 5 Agu 2023 11:29 WIB ·

Inilah 4 Fakta Mahasiswa UI Dibunuh, Motif dan Pembunuhnya


 Inilah 4 Fakta Mahasiswa UI Dibunuh, Motif dan Pembunuhnya Perbesar

Domestik.co.id – Nahas mahasiswa UI dibunuh, dan kini tengah menjadi perbincangan hangat. Sebelumnya Apiek Zire penghuni rumah kos Jl. Palakali, Kukusan, Beiji, Depok terkejut dengan adanya mayat.

Mayat tersebut adalah MNZ merupakan mahasiswa Sastra Rusia di Universitas Indonesia. Ketika Apiek menemukan mayat tersebut (04/8/23) , kondisinya mengenaskan karena banyak luka tusuk serta darah berceceran.

Dalam kejadian mahasiswa UI dibunuh ini, ada sejumlah fakta terkait dengan kasusnya. Termasuk pembunuh serta motif yang membuat pembunuhnya tega melakukan perbuatan keji tersebut.

Fakta Pembunuhan Mahasiswa UI

Sebelumnya seperti sudah kami jelaskan sebelumnya, mayatnya sudah penuh luka tusuk dan darah ketika Apek temukan. Wakasat Reskrim Polres Metro Depok yakni Nirwan Pohan menyampaikan, pihak kepolisian menerima laporan penemuan mayat pada sebuah kosan.

Sehingga polisi langsung meluncur untuk melakukan pemeriksaan serta langsung menemukan sosok korban yang sudah tidak bernyawa lagi. Kondisinya cukup mengenaskan juga terbungkus kantong plastik berwarna hitam yang ada di bawah kolong kasurnya.

1. Pembunuh adalah Senior Korban

Tidak lama setelah kejadian tersebut, kepolisian langsung seorang mahasiswa UI dengan inisial AAB (23). Motif korban untuk melakukan pembunuhan tersebut karena merasa iri dengan kesuksesan adik tingkatnya tersebut.

Baca Juga  Tak Terima Dicap Pembohong, Seorang Suami di Bekasi Tega Bunuh Istrinya

Bukan hanya itu saja, pelaku memiliki hutang bayar uang kos juga terlibat dalam pinjaman online. Keadaan tersebut membuat AAB buta dan melakukan pembunuhan tersebut. Pelaku juga mengambil hp, laptop, dan dompet milik korban.

Setelah melakukan pembunuhan, pelaku langsung menyimpan jasadnya di kolong tempat tidur. AAB juga sempat membereskan kamar korban terlebih dahulu yang sebelumnya berantakan.

2. Menggunakan Pisau Lipat

Pihak kepolisian tengah melakukan pemeriksaan lebih lanjut terkait kasus tersebut. Juga menyampaikan bahwa kepolisian sudah mengamankan senjata tajam berupa pisau lipat yang polisi duga sebagai alat untuk menghabisi MNZ.

3. Korban Baru Pulang Kampung

Berdasarkan penuturan kepolisian kejadiannya terjadi pada Rabu (02/8/23) malam hari. Pihak keluarga merasa curiga karena tidak dapat menghubungi korban yang memang baru pulang kampung.

Korban saat itu juga menjadi pembimbing untuk masa orientasi kampus. Karena tidak dapat pihak keluarga hubungi, akhirnya salah satu pihak keluarga datang ke kosannya. Pintunya tidak dapat terbuka, dan untuk membukanya harus menghubungi pihak kost.

Baca Juga  Kakanwil Parlindungan Dukung Penuh Kesepakatan Indonesia - Belanda Perangi Kejahatan Transnasional

Setelah pintunya terbuka, gegerlah karena ada penemuan jasad penghuni kost tersebut dengan keadaan mengenaskan.

4. Korban dan Pelaku Saling Mengenal

Fakta lainnya dalam kasus mahasiswa UI dibunuh, korban dan pelaku saling mengenal. Sebagaimana sudah kami jelaskan, keduanya satu jurusan Sastra Rusia. Keduanya berteman dan cukup mengenal baik.

Yang membuat AAB tega melakukannya karena faktor ekonomi yang membuat ia nekad. Serta adanya rasa iri, karena nasibnya tidak sama dengan adik kelasnya tersebut. Dengan adanya kabar pembunuhan ini membuat suasana menjadi geger.

MNZ juga tidak dapat mewujudkan cita-citanya untuk menjadi diplomat karena perbuatan kakak tingkatnya tersebut. Berdasarkan informasi yang beredar MNZ saat ini masih semester 3 jurusan Sastra Rusia.

Kasus ini menjadi kabar buruk bagi keluarganya, Elfira Rustina ibu dari MNZ ketika tahu anaknya lulus ke Universitas Indonesia sangat bangga sekali.

Melalui unggahan Facebooknya, Elfira juga mengunggah foto MNZ dengan duta Rusia dengan doa-doa terbaik seorang ibu untuk anaknya.

Tapi kini anaknya tidak dapat lagi mengejar cita-citanya. Karena menjadi korban dalam kasus mahasiswa UI dibunuh kakak tingkatnya.

 

Artikel ini telah dibaca 18 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Sosialisasi Jaminan Fidusia untuk Mewujudkan Kepastian dan Perlindungan Hukum di Sulawesi Barat

22 September 2023 - 20:19 WIB

Foto: Dok. Istimewa

Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Sulawesi Barat Gencar Menata Barang Milik Negara (BMN) dan Membahas Sertifikasi Tanah Hibah

22 September 2023 - 19:52 WIB

Foto: Dok. Istimewa

Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Sulawesi Barat Mendorong Pencatatan Kekayaan Intelektual Komunal (KIK) di Kabupaten Mamasa

22 September 2023 - 19:46 WIB

Foto: Dok. Istimewa

Kantor Wilayah Kemenkumham Sulbar Maksimalkan Koordinasi Pengelolaan JDIH dengan Pemerintah Daerah Mamasa

22 September 2023 - 19:34 WIB

Foto: Dok. Istimewa

Koordinasi Teknis Hukum dan HAM di Bali: Peran Strategis Kantor Wilayah

22 September 2023 - 19:27 WIB

Foto: Dok. Istimewa

Andi Basmal Apresiasi Jajaran atas Suksesnya Kunker Menkumham Yasonna di Malut

22 September 2023 - 16:20 WIB

Foto: Kemenkumham Malut (Dok. Istimewa)
Trending di Hukum dan Pemerintahan