Menu

Mode Gelap
Atta Halilintar dan Aurel Hermansyah Ungkap Wajah dan Arti Nama Anak Kedua Tak Restui Hubungan Eva Manurung dan Jordan Ali, Febby Carol: Bikin Malu Empat Tempat Kafe Terbaik di Patrol, Indramayu, Jawa Barat Wulan Guritno Jalani Pemeriksaan Terkait Kasus Promosi Judi Online Aldi Taher Doakan Masalah Yadi Sembako Segera Selesai

News · 11 Agu 2023 08:36 WIB ·

Mengenal Hujan Meteor Perseid yang Terjadi 13 Agustus 2023


 Hujan meteor perseid akan terjadi 13 Agustus mendatang Perbesar

Hujan meteor perseid akan terjadi 13 Agustus mendatang

Domestik.co.id –  Hujan meteor Perseid menjadi fenomena alam luar biasa yang akan terjadi pada tanggal 13 Agustus mendatang. Dengan adanya kabar tersebut membuat sebagian orang merasa tidak sabar untuk melihatnya.

Sedangkan sebagian lainnya mungkin masih merasa bingung bagaimana fenomena alam tersebut bisa terjadi. Apalagi untuk puncak kejadiannya terjadi sejak 12-13 Agustus 2023. Sebelum mengetahui proses terjadinya mari simak penjelasan tentang fenomena tersebut.

Mengenal Hujan Meteor Perseid

Fenomena alam yang terjadi pada langit selalu menarik perhatian seluruh penduduk dunia dengan baik. Begitu juga dengan kejadian alam satu ini, bahkan sudah menjadi perbincangan sejak jauh-jauh hari.

1. Hujan Meteor Perseid

Melansir dari situs Badan Riset dan Inovasi Nasional atau BRIN, hujan meteor ini merupakan fenomena yang terjadi ketika batuan meteor melintas dan menuju ke atmosfer Bumi, di Antartika.

Ketika Bumi melewati orbit meteor tersebut, maka akan ada beberapa batuannya yang jatuh menuju atmosfer bumi. Ketika hal tersebut terjadi, meteor akan terbakar sehingga timbul ekor yang berwarna kemerahan pada bagian belakangnya yang kita kenal sebagai komet.

Baca Juga  Fasilitasi Produk Hukum, Kanwil Kemenkumham Sulawesi Barat Kawal Harmonisasi Raperda Mamasa

Beberapa meteor yang jatuh tersebut nantinya akan tampak seperti tetesan hujan, maka dari itu disebutlah hujan meteor.  Hujannya juga terlihat memancar dari satu titik rasi bintang Perseus sehingga dapat julukan hujan Meteor Perseid.

Untuk melihat fenomena tersebut mudah sekali, karena akan muncul pertengahan bulan Agustus ini.

2. Hujan Meteor Perseid di Indonesia

Kejadian ini sebenarnya terjadi pada tanggal 17 Juli – 24 Agustus 2023, tapi untuk puncaknya akan terjadi di Indonesia yakni pada tanggal 12 sampai 13 Agustus 2023. Emanuel Sungging, Kepala Pusat Riset Antariksa BRIN menjabarkan, hujan tersebut bisa terjadi satu minggu diantar durasi puncaknya. Untuk puncaknya jumlahnya banyak sekali. Untuk bisa menyaksikannya yakni pada pukul 00.14-05.36.

Menariknya fenomena tersebut dapat seluruh penduduk Indonesia saksikan, tapi Emanuel lebih menyarankan lokasi untuk melihatnya adalah tempat gelap. Ia juga mengungkapkan sebenarnya kejadian ini sering terjadi, setiap bulan untuk sepanjang tahun.

Penjelasan selanjutnya hujan tersebut juga tidak memberikan dampak yang berbahaya. Bahkan pemandangan indahnya cocok untuk destinasi wisata alam.

3. Cara Melihatnya

Ketika masa puncaknya fenomena alam ini akan menyuguhkan hujan meteor yang banyak yakni sekitar 60 sampai 100 buah per jamnya. Agar bisa melihatnya dengan baik, lihat pada waktu malam menuju fajar.

Baca Juga  Ikuti Peringatan HUT ke-78 RI, Parlindungan Sampaikan Pesan Kepada Para Pegawai dan Warga Binaan

Pilih tempat yang gelap juga jauh dari penghalang langit. Pastikan sebelum melakukan pengamatan biaskan penglihatan selama 30 menit terlebih dahulu, di tempat pengamatan kemudian duduk dengan santai dan tunggu hujannya muncul.

Nantinya langit akan menunjukan sejumlah meteor terang lengkap dengan ekornya yang terbakar, dan ini bisa bertahan selama beberapa detik. Jadi, kita bisa mengabadikan momen tersebut menggunakan ponsel atau kamera.

4. Proses Terjadinya

Proses terjadinya sudah kita singgung sedikit, tapi untuk lebih jelasnya prosesnya karena ada sebuah batuan luar angkasa berpapasan dengan bumi.

Batuan tersebut adalah serpihan komet yang hancur, dan gaya gravitasi bumi membuat batuan tersebut tertarik hingga membuatnya bergesekan dengan atmosfer bumi. Karena adanya gesekan menimbulkan panas juga menimbulkan api sehingga disebutlah metor.

Jumlahnya yang banyak membuat tampilan terlihat seperti hujan, untuk bisa menyaksikan fenomena hujan meteor perseid ini tidak perlu merasa khawatir karena tidak berbahaya sama sekali.

Artikel ini telah dibaca 33 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Karyawan Minimarket di Depok Bobol Brankas Tempatnya Bekerja untuk Judi Online

9 Desember 2023 - 13:55 WIB

karyawan minimarket mencuri uang untuk main judi

Calon Legislatif Dapil 6 Kabupaten Indramayu Ainun Nadjib S.H., Melakukan Kegiatan Sosialiasi di Kecamatan Haurgeulis

5 November 2023 - 09:01 WIB

Haurgeulis Ainun Nadjib

Kanwil Kemenkumham Sulawesi Barat Hadiri Simulasi Pengamanan Pemilu Tahun 2024

12 Oktober 2023 - 16:37 WIB

Simulasi pengamanan kota (dok. istimewa)

Tingkatkan Layanan, Kanwil Kemenkumham Sulawesi Barat Laksanakan Sosialisasi Sapo Perdes

12 Oktober 2023 - 16:32 WIB

Kanwil Kemenkumham Sulawesi Barat sosialisasi Sapo Perdes (dok. istimewa)

Lucky Hakim Promosikan Mohamad Ainun Nadjib untuk Jabat Sebagai Caleg Dapil 6 Kabupaten Indramayu

11 Oktober 2023 - 21:41 WIB

IMG 0758

Pimpin Monev Rencana Kerja Tahunan Reformasi Birokrasi, Andi Basmal Ajak Jajaran Penuhi Data Dukung

11 Oktober 2023 - 18:52 WIB

Rapat Kerja Tahunan Reformasi Birokrasi Kemenkumham Maluku Utara (dok. istimewa)
Trending di News