Menu

Mode Gelap
Atta Halilintar dan Aurel Hermansyah Ungkap Wajah dan Arti Nama Anak Kedua Tak Restui Hubungan Eva Manurung dan Jordan Ali, Febby Carol: Bikin Malu Empat Tempat Kafe Terbaik di Patrol, Indramayu, Jawa Barat Wulan Guritno Jalani Pemeriksaan Terkait Kasus Promosi Judi Online Aldi Taher Doakan Masalah Yadi Sembako Segera Selesai

News · 31 Agu 2023 12:15 WIB ·

Website Pemerintah Promosi Judi Online, Polri Ungkap Penyebabnya


 Website Pemerintah Promosikan Judi Online, Polri Ungkap Penyebabnya Perbesar

Website Pemerintah Promosikan Judi Online, Polri Ungkap Penyebabnya

Domestik.co.id – Situs judi online kini tengah marak promosi begitu gencar pada berbagai web termasuk juga website pemerintah promosi judi online. Tentunya hal tersebut langsung membuat banyak pihak bertanya-tanya kemana peran Kominfo saat ini.

Permasalahan ini muncul ke permukaan setelah salah satu akun Twitter @lantip men-tag akun Kominfo pada postingan situs pemerintah yang mempromosikan judol. Ia melontarkan pertanyaan

“hai @kominfo @BSSN_RI nyenyak tidur kalian? 

Situs pemerintah promosi judi ini sejak kapankah?

masih punya stok malu ndak?”

Karena postingan tersebut serta gambar screenshootnya, banyak orang me-retweet dan memberikan tanggapannya. Ada juga yang mempertanyakan peran dari pihak Kominfo ini, padahal website pemerintah promosi judi online merupakan contoh sangat buruk.

Polri  Jelaskan Terjadinya Promosi Judi online

Kin terkuak adanya jutaan domain web milik pemerintah yang digunakan oleh pengelola judi online. Pihak Polri yakni Brigjen Pol Adi Vivid, memberikan penjelasan terkait dengan kejadian tersebut.

Pihak judi online maksudnya mereka ini melakukan metode pranala balik atau backlink serta memanfaatkan domain milik pemerintah ‘.go.id’. Saat ini pihak kepolisian langsung turun kelapangan untuk melakukan penangkapan Target Operasi atau TO pada orang yang menggunakan backlink ini.

Baca Juga  LRT Jabodetabek Akan Beroperasi, Ketahui Ini Terlebih Dahulu

Sedangkan untuk modus backlink ini, Vivid akui akibat dari para pengelola situs judi online yang memang sengaja mencatut web dari domain pemerintah. Tujuannya yakni menyebarkan atau mempromosikan pada pengunjung yang mengklik situs pemerintah.

Penyebab dari modus ini bisa terjadi sangat marak sekali. Karena dari pihak pengelola bidang TI tidak melakukan pemeliharaan Website pemerintah. Sehingga Vivid meminta pada pengelola situs untuk lebih rajin melakukan pembersihan.

Jumlah Link Judi Online Mencapai Empat Juta

Vivid juga memberikan penjelasan untuk jumlahnya sendiri mencapai 4 juta. Maka dari itu ia meminta pada pihak pengelola web agar lebih sering melakukan pembersihan. Namun sayangnya banyak yang tidak menuruti hal itu,

Sebagai solusinya pihak Polri meminta pengelola situs pemerintah agar segera mereka bersihkan. Sebab ini bukan hanya sekedar tanggung jawab dari pihak kepolisian, karena pengelolaan atau maintenance website merupakan tugas dari pengelola situs.

Pengelolanya juga harus mengupdate keamanan situs secara rutin atau tingkatkan sekuritasnya. Terutama dengan membersihkan bagian backlink. Sehingga permasalahan ini bisa dengan mudah dan bisa segera tertarik dengan baik.

Baca Juga  Tingkatkan Pelayanan Warga Binaan, Kakanwil M Adnan Gandeng Pemda dan Stakeholders

Vivid menegaskan peran dari pengelola ini lebih penting, maka harus segera pengelola web perbaiki. Sedangkan untuk pihak kepolisian kini mulai menelusuri dan berusaha menyelesaikan permasalahan situs judi online ini.

Indonesia Darurat Judi Online

Untuk bisa mengetahui jumlah empat juta situs judi online ini, berdasarkan dari unggahan @ismailfahmi ia menyebutkan ada jutaan domain online. Ia mengetahuinya menggunakan metode sistem monitor, Drone Emprit, serta analisis media sosial.

Yang mana jumlahnya menunjukan angka empat juta situs judi online yang tercatut pada domain situs milik pemerintah. Menurutnya Indonesia kini tengah berada dalam kondisi darurat judi online.

Sebab hampir 4 juta laman web mencatut situs pemerintah yang seringkali penduduk Indonesia kunjungi. Salah satu contoh Ismail berikan adalah menyuruh untuk googling: gacor site:go.id. Maka para pengunjung seperti ASN, Pemerintah dan masyarakat langsung dapat suguhan informasi judi.

Kejadian ini bisa terus berlanjut karena pihak pengelola webnya tidak menyadari hal tersebut.

Bahkan tidak lagi memberikan perawatan pada situs pemerintah, atau memang sudah tidak pemerintah kontrak untuk mengelolanya dengan baik. Itulah mengapa website pemerintah promosi judi online dapat terjadi.

Artikel ini telah dibaca 12 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Karyawan Minimarket di Depok Bobol Brankas Tempatnya Bekerja untuk Judi Online

9 Desember 2023 - 13:55 WIB

karyawan minimarket mencuri uang untuk main judi

Calon Legislatif Dapil 6 Kabupaten Indramayu Ainun Nadjib S.H., Melakukan Kegiatan Sosialiasi di Kecamatan Haurgeulis

5 November 2023 - 09:01 WIB

Haurgeulis Ainun Nadjib

Kanwil Kemenkumham Sulawesi Barat Hadiri Simulasi Pengamanan Pemilu Tahun 2024

12 Oktober 2023 - 16:37 WIB

Simulasi pengamanan kota (dok. istimewa)

Tingkatkan Layanan, Kanwil Kemenkumham Sulawesi Barat Laksanakan Sosialisasi Sapo Perdes

12 Oktober 2023 - 16:32 WIB

Kanwil Kemenkumham Sulawesi Barat sosialisasi Sapo Perdes (dok. istimewa)

Lucky Hakim Promosikan Mohamad Ainun Nadjib untuk Jabat Sebagai Caleg Dapil 6 Kabupaten Indramayu

11 Oktober 2023 - 21:41 WIB

IMG 0758

Pimpin Monev Rencana Kerja Tahunan Reformasi Birokrasi, Andi Basmal Ajak Jajaran Penuhi Data Dukung

11 Oktober 2023 - 18:52 WIB

Rapat Kerja Tahunan Reformasi Birokrasi Kemenkumham Maluku Utara (dok. istimewa)
Trending di News