Menu

Mode Gelap
Atta Halilintar dan Aurel Hermansyah Ungkap Wajah dan Arti Nama Anak Kedua Tak Restui Hubungan Eva Manurung dan Jordan Ali, Febby Carol: Bikin Malu Empat Tempat Kafe Terbaik di Patrol, Indramayu, Jawa Barat Wulan Guritno Jalani Pemeriksaan Terkait Kasus Promosi Judi Online Aldi Taher Doakan Masalah Yadi Sembako Segera Selesai

Bola & Sports · 19 Agu 2023 16:58 WIB ·

Piala AFF U-23: 3 Kelemahan yang Harus Segera Ditangani oleh Timnas Indonesia U-23 Pasca Laga Melawan Malaysia


 Laga Timnas Indonesia U-23 melawan Malaysia U-23 (dok. pssi.org) Perbesar

Laga Timnas Indonesia U-23 melawan Malaysia U-23 (dok. pssi.org)

Domestik.co.id – Timnas Indonesia U-23 menelan kekalahan di partai perdana Piala AFF U-23. Sempat unggul pada babak pertama, anak asuh coach Shin Tae Yong itu pada akhirnya harus tertunduk lesu. Dwigol dari Fergus Tierney di babak kedua, memupus mimpi tiga poin tim Garuda Muda.

Dalam pertandingan tersebut, terlihat jelas bahwa Timnas Indonesia masih memiliki beberapa kelemahan mendasar. Mengingat tim ini juga kemungkinan besar akan diterjunkan di babak kualifikasi Piala Asia U-23 nanti, mau tak mau mereka harus segera melakukan pembenahan besar-besaran jika tak ingin kembali menuai kegagalan di sana.

Jika berkaca dari pertandingan kontra Malaysia, setidaknya, ada tiga hal mendasar yang harus segera dibenahi oleh jajaran pelatih Timnas agar skuat U-23 ini bisa tampil lebih baik kedepannya. Kira-kira, apa sajakah itu? Mari kita bahas bersama!

Pemain Timnas Indonesia U-23, Bagas Kaffa di laga melawan Malaysia (dok. pssi.org)

Pemain Timnas Indonesia U-23, Bagas Kaffa di laga melawan Malaysia (dok. pssi.org)

Rapuhnya Lini Belakang.

Hal pertama yang perlu mendapatkan sorotan tajam adalah mengenai rapuhnya lini belakang di laga kontra Malaysia. Kita harus objektif, dua gol yang dicetak oleh Fergus Tierney semuanya berawal dari ketidaktenangan para pemain di lini pertahanan.

Baca Juga  Neymar Datang, Al Hilal Justru Kecewa Berat, Kenapa?

Gol pertama Malaysia yang tercipta dari titik penalti, bermula dari pelanggaran tak perlu dari seorang Kadek Arel, sementara gol kedua Malaysia, juga terjadi karena andil keroposnya lini belakang yang dengan mudah dapat dieksploitasi oleh sayap serang Malaysia. Bahkan, di momen gol kedua Tierney ini, pemain Malaysia tersebut seolah mendapatkan durian runtuh karena sejatinya bola yang mengarah kepadanya adalah bola halauan tak sempurna dari pemain belakang Timnas Indonesia.

Laga Timnas Indonesia U-23 melawan Malaysia U-23 di Piala AFF U-23 (dok. pssi.org)

Laga Timnas Indonesia U-23 melawan Malaysia U-23 di Piala AFF U-23 (dok. pssi.org)

Kosongnya Lini Tengah.

Diakui atau tidak, pola serangan Timnas Indonesia U-23 di laga melawan Malaysia di sektor tengah bertumpu pada seorang Beckham Putra Nugraha. Sayangnya, aksi Beckham di lini tengah, tak ditunjang dengan keberadaan pemain lain yang bisa mensupport pergerakan pemain Persib Bandung itu.

Baca Juga  Joshua Rawlins, Rekan Setim Ivar Jenner yang Diperebutkan 2 Negara Asean

Dalam beberapa kesempatan, terlihat jelas kekosongan lini tengah Indonesia ini, baik ketika melakukan penyerangan maupun ketika transisi bertahan. Hal tersebut tentu saja cukup mengkhawatirkan, karena dalam beberapa kesempatan hal tersebut coba dimanfaatkan oleh para pemain Malaysia untuk melakukan serangan balik cepat memanfaatkan kosongnya lini tengah Timnas Indonesia U-23.

Timnas Indonesia U-23 di Piala AFF U-23 (dok. pssi.org)

Timnas Indonesia U-23 di Piala AFF U-23 (dok. pssi.org)

Flank yang Masih Belum Maksimal.

Flank atau sayap merupakan kekuatan utama yang dimiliki oleh Timnas Indonesia. Namun sayangnya, hal tersebut tak terlihat efektifitasnya di pertandingan melawan Malaysia. Tusukan-tusukan yang dilakukan oleh sayap-sayap Garuda masih belum berjalan dengan sempurna, pun demikian dengan crossing yang mereka lakukan.

Hal ini bahkan diperparah dengan kejadian out of position yang melanda para flank Garuda, sehingga dimanfaatkan oleh para pemain Malaysia. Momen gol pertama maupun kedua yang bersarang di gawang Ernando Ari, sedikit banyak juga berawal dari minusnya penampilan flank yang ditempati oleh Frenky Messa.

Itulah 3 kelemahan yang harus segera dibenahi oleh Timnas Indonesia U-23 pasca laga melawan Malaysia. Kita berharap, semoga saja hal tersebut segera teratasi.

Artikel ini telah dibaca 15 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Alasan Apri/Fadia Mundur di Babak 16 Besar China Masters 2023: Cedera dan Masa Depan

23 November 2023 - 23:19 WIB

Apriyani Rahayu/Siti Fadia Silva Ramadhanti (Instagram/@badminton.ina)

Netizen Maklumi Kekalahan Gregoria di China Masters 2023: Kamu Perlu Istirahat

23 November 2023 - 16:34 WIB

Gregoria Mariska Tunjung (Instagram/@badminton.ina)

Gregoria Raih Gelar Juara Kumamoto Masters Japan 2023 Usai Taklukan Chen Yu Fei

19 November 2023 - 19:00 WIB

Gregoria Mariska Tunjung (Instagram/@badminton.ina)

Gregoria Melaju ke Final Kumamoto Masters Japan 2023 Usai Taklukan Beiwen Zhang

18 November 2023 - 22:34 WIB

Gregoria Mariska Tunjung (Instagram/badminton.ina)

Gagal ke Semifinal Kumamoto Masters Japan 2023, Jonatan Christie: Viktor Bermain Sangat Baik

17 November 2023 - 17:53 WIB

Jonatan Christie (Instagram/@badminton.ina)

Kalahkan Yeo Jia Min, Gregoria Amankan Tiket Semifinal Kumamoto Masters Japan 2023

17 November 2023 - 14:36 WIB

Gregoria Mariska Tunjung (Instagram/badminton.ina)
Trending di Bola & Sports